jump to navigation

Terkait Transparansi GHS Kategori II OGHS Bisa Koordinasi dengan BKPP dan Disdikpora 30/01/2012

Posted by Admin FKGHS in Uncategorized.
Tags: ,
trackback
BATUJAJAR,(GM)-
Organisasi Guru Honorer Sekolah (OGHS) bisa melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) KBB, sehubungan dengan adanya tuntutan transparansi data GHS kategori II. Hal itu diatur dalam SE Menpan No. 05/2010 tentang Pendataan Tenaga Honorer yang Bekerja di Lingkungan Instansi Pemerintah.

“Kalau ada dari organisasi guru honorer menanyakan nama-nama guru honorer baik kategori I maupun kategori II, silakan saja konfirmasi ke Disdik atau BKPP. Kita terbuka dalam hal ini,” tegas Asisten Administrasi KBB, Wandiana menanggapi tuntutan transparansi data GHS dari OGHS di Batujajar, Kamis (26/1).

Menurut Wandi, proses verifikasi dan validasi yang dilakukan Disdikpora KBB juga secara langsung melibatkan tiga organisasi guru honorer. Yakni Forum Guru Honorer Indonesia (FGHI), Forum Komunikasi Guru Honorer Sekolah (FKGHS), dan Paguyuban Pendidik dan Tenaga Kependidikan Honorer (PPTKH). Langkah tersebut dilakukan untuk mendapatkan data yang akurat sehingga tidak terjadi data ganda GHS sebagaimana yang dikhwatirkan.

“Ketika dilakukan pendataan, kita mengkhawatirkan data ganda karena ada guru honorer yang mengajar tidak hanya di satu sekolah saja atau ada guru honorer yang pindah mengajar, ini bisa berpotensi munculnya data ganda. Oleh karena itu, dilakukan verifikasi dan validasi,” ujarnya.

Pendataan

Proses pendataan tersebut pertama kali dilakukan bagian kepegawaian dari SKPD. Setelah pendataan di SKPD selesai, kemudian ditindaklanjuti di BKPP dan Inspektorat. Setelah itu, data tersebut diserahkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Berdasarkan data dari BKPP KBB, jumlah keseluruhan tenaga honorer dari hasil pendataan di setiap SKPD untuk kategori I sebanyak 167 orang dan dua di antaranya GHS. Sedangkan untuk kategori II sebanyak 1.734 orang. Dari data tersebut, 1.400 di antaranya merupakan GHS.

Sehubungan dengan kelanjutan dari hasil pendataan tersebut, Wandi mengatakan, hingga saat ini masih menunggu PP yang akan mengatur pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS. “Hingga saat ini kita masih menunggu PP yang berhubungan dengan perubahan status tenaga honorer. Setelah PP diterbitkan, baru proses akan berjalan sesuai tahapan yang telah ditentukan,” paparnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sekretaris FKGHS KBB, Dadan Saepudin sempat menyampaikan perlunya transparansi data GHS yang tercover dalam kategori II. Transparansi yang diharapkanya tersebut tidak hanya jumlah GHS, tetapi juga informasi nama-nama GHS yang masuk dalam pendataan kategori II. Sehubungan dengan hal itu, FKGHS KBB akan mengawal proses perubahan status GHS tersebut seiring terbitnya PP yang mengatur pengangkatan tenaga honorer.

sumber : galamedia

Komentar»

1. Nurmila Wati - 12/07/2016

CERITA INI KISAH NYATA SAYA JADI PNS.Terimakasih kepada Bpk. Drs DEDE JUNAEDY M.Si Di BKN PUSAT, Dan Dialah Yang membantu Kelulusan saya, Alhamdulillah SK Saya Tahun ini Bisa keluar. Teman Teman2 yg ingin seperti Saya silahkan Anda Hubungi Direktorat Pengadaan PNS, Drs DEDE JUNAEDY .No Tlp; 085218884597 Siapa tau beliau Masih mau membantu, Jadi apapun keadaan Anda skarang Jangan Pernah putus asa Dan Terus berusaha, kalau Sudah Waktunya tuhan pasti kasih jalan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: